Ada tiga oxymorons di "1984" oleh George Orwell. Kebebasan = perbudakan, perang = cinta, dan ketidaktahuan = kekuatan. Apa yang mereka maksud?

Ada tiga oxymorons di "1984" oleh George Orwell. Kebebasan = perbudakan, perang = cinta, dan ketidaktahuan = kekuatan. Apa yang mereka maksud?
Anonim

Menjawab:

Sebuah oxymoron adalah pernyataan yang tampaknya kontradiktif misalnya anak adalah ayah dari orang itu atau raja sudah mati hidup lama raja.

Penjelasan:

Contoh-contoh spesifik dari tahun 1984 ini adalah contoh dari tema karya tersebut, yaitu kediktatoran dan totaliterisme yang menyamar sebagai kedok demokrasi.

1984, seperti banyak karya Orwell, adalah serangan terhadap penyalahgunaan kekuasaan dan bagaimana akhirnya membenarkan cara.

Orwell adalah seorang sosialis yang berkomitmen. Dia bertempur di pihak Republik dalam Perang Saudara Spanyol dan karya-karya seperti 1984 dan Animal Farm adalah serangan terhadap Stalinisme dan penyalahgunaan kekuasaan, bukan sosialisme.

Revolusi seperti revolusi Rusia 1917 dimulai sebagai upaya tulus untuk menggulingkan kediktatoran dan tirani. Namun mereka dibujuk oleh orang-orang seperti Stalin yang membenarkan kebijakan totaliter mereka atas nama proletariat.

Karena itu, oxymorons ini mencerminkan pemikiran Stalinis di mana massa harus dibimbing dan dikendalikan oleh negara.

Untuk mengambil masing-masing pada gilirannya kebebasan = perbudakan berarti bahwa kebebasan adalah ilusi. Pada kenyataannya, ini adalah con oleh sistem seperti demokrasi. Jadi kebebasan sebenarnya adalah bentuk lain dari eksploitasi atau perbudakan. Hanya negara yang dapat memberikan kebebasan nyata.

Demikian pula perang = cinta adalah kontradiksi yang serupa. Hanya melalui perang dan konflik, massa dapat mencapai kekuatan dan kebebasan sejati. Karena itu perang disamakan dengan cinta dalam perang itu dan konflik adalah bentuk cinta untuk kelas sosial tertentu.

Akhirnya ketidaktahuan = kekuatan, berarti bahwa negara perlu mengendalikan informasi. Ketidaktahuan bermanfaat bagi massa karena mereka hanya tahu apa yang perlu mereka ketahui. Negara akan menentukan informasi apa yang dapat diakses atas nama massa.